Wisata Candi Di Malang

Candi adalah bangunan bersejarah yang masih bisa dijumpai hingga saat ini. Di Indonesia banyak bangunan candi yang merupakan peninggalan kerajaan Hindu dan Budha. Tak ketinggalan Kota Malang yang terkenal dengan potensi wisatanya ini, di kota ini terdapat beberapa candi yang namanya cukup terkenal. Candi-candi tersebut dapat menjadi salah satu tujuan wisata yang menyenangkan sekaligus ramah kantong. Ini dia daftar candi di Malang yang bisa segera kamu datangi.

Candi Singosari

Candi Singosari dalah salah satu peninggalan kerajaan Hindu-Budha yang masih bisa disaksikan hingga sekarang. Candi ini merupakan peninggalan dari kerajaan Singosari, tubuh dari candi ini dirancang tidak memiliki ruangan untuk arca maupun patung. Sebagai gantinya, setiap sisi di luar dinding candi terdapat relung-relung. Candi yang dibangun pada abad ke 12 ini merupakan bentuk pendarmaan kepada raja Singosari. Candi yang sekarang menjadi destinasi wisata di Malang ini buka mulai jam 07.00 sampai 17.00 dengan tiket masuk 5.000 rupiah saja per orang.

 Candi Badut

Candi yang satu ini adalah peninggalan kerajaan Kanjuruhan yang terletak di Kecamatan Sukun. Lokasinya berada di tengah perkampungan sehingga akses jalannya cukup sempit. Candi yang diperkirakan berusia 1400 tahun ini dibangun untuk memuliakan seseorang yang diagungkan Raja Gajayana saat itu, yaitu Resi Agastya. Yang unik dari candi ini adalah adanya pahatan kalamakara yang menghiasi pintunya. Karena berfungsi sebagai tempat wisata sejarah dan juga kerap dijadikan lokasi upacara keagamaan umat Hindu, pengunjung pun tidak dikenai biayai masuk.

Candi Jawar

Candi ini adalah salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit yang berapa di Kecamatan Ampelgading dan termasuk candi Hindu. Candi yang memiliki ketinggian 1400 dari permukaan laut ini baru ditemukan pada tahun 1983 dalam kondisinya yang terpendam di dalam tanah. Saat penemuannya terdapat juga beberapa guci, uang kuno, dan patung-patung, namun sayangnya benda-benda tersebut kini telah dipindahtangankan. Yang paling terkenal dari candi ini adalah arca Dvarapala yang berada di depan pintu bangunan suci yang diyakini bisa melindungi dari kekuatan jahat.

Candi Jago

Candi yang berada di Kecamatan Tumpang ini adalah peninggalan dari kerajaan Singosari. Candi yang dibangun pada abad ke 13 ini ditemukan oleh Belanda pada tahun 1834 dalam kondisinya yang rusak. Kerusakan tersebut dikarenakan akar pohon beringin yang tumbuh besar di sekitar candi. Sebenarnya candi ini memiliki lima arca, namun sekarang hanya tertinggal satu arca saja tanpa kepala. Konon menurut ceritanya, candi ini sudah tidak utuh lagi dikarenakan terkena sambaran petir. Untuk bisa mengikuti cerita dari candi ini, kamu bisa melihatnya denga mengelilingi candi searah dengan jarum jam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *