Tantang Nyalimu Dengan Panjat Tebing Di Lembah Kera Malang

Lembah Kera sebuah nama tebing vertical setinggi 15 sampai 50 mtr. yang terdapat di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Lembah satu ini benar-benar populer di golongan penggemar alam khususnya yang punyai hoby panjat tebing.

Dahulunya, tebing berwarna kuning emas ini mempunyai nama Gua Kasin, tetapi sebab makin lama banyak pemanjat yang tiba serta berjumpa dengan kera yang berlarian di tebing, jadilah dikatakan sebagai Lembah Kera.

Teritori ini sering digunakan oleh penggemar alam untuk dibuat tempat diklat buat juniornya. Hal itu karena tempatnya yang mempunyai paket komplet bikinan alam, yakni ada rimba yang ada di wilayah berbukit dengan beberapa tanjakan turun naik, hingga benar-benar pas untuk dipakai untuk fasilitas tes buat pemula.

Di sini, kamu dapat belajar memanjat tebing sepuasnya. Ada pula beberapa tempat Latihan alami dari mulai tingkatan termudah sampai yang paling sulit. Kecuali dapat panjat tebing, kamu dapat juga Latihan perusik atau survival.

Untuk dapat sampai di Lembah Kera tidak dapat dibuka dengan cara langsung, tetapi tempatnya dapat disebut gampang untuk dicapai sebab aspalnya yang mulus. Banyak orang yang akan penjat tebing di sini akan memakai kendaraan pribadi atau carteran. Tetapi jika kamu ingin memakai kendaraan umum dapat juga kok. Dari stasiun Kepanjen teruskan naik angkot jurusan Desa Gampingan yang berwarna putih. Lalu turun di Gampingan, dari titik penghentian itu kamu harus berjalan kaki ke arah tempat yang jaraknya seputar 2 km.

Sedang untuk penginapannya bertambah enak jika kamu bawa tenda sendiri serta camping di bawah tebing. Kecuali semakin nyaman, tidak jauh dari tebing ada satu sungai kecil, sebab di muka tebing ini ada satu lembah yang cukup dalam. Disamping itu, ada pula sarana keran air yang ada di samping kanan tebing, tidak jauh dari tempat camp beberapa pemanjat.

Jika kamu tertarik untuk coba serunya panjat tebing di Malang, terutamanya di Lembah Kera ini hal pertama yang perlu dilaksanakan. Yakni mendapatkan izin yang dapat didapat dengan datangi pos pemanjatan yang ada di dalam rumah salah satunya masyarakat namanya Park Martono yang sebagai bekas wakil pada dusun Dempok. Tempatnya tempat tinggalnya ada di samping kiri jalan, persisnya sebelum pertigaan paling akhir ke arah tempat panjat tebing. Atau jika kesusahan cari tempat tinggalnya, kamu dapat kok menanyakan pada masyarakat seputar. Di pos pemanjatan ini kamu diwajibkan isi buku tamu serta bayar ongkos retribusi sejumlah Rp 4.000.

Jadi semakin ingin tahu kan bagaimana rasa-rasanya panjat tebing di Malang? Mumpung masih terselinap, kamu harus sekali singgah kesini. Janganlah sampai berliburmu di Malang berasa menjemukan sebab kamu tidak paham banyak tempat menarik untuk di datangi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *